Sabtu, 17 Juni 2017

Apakah Aman Gumoh Yang Terjadi Pada Bayi?

Apakah Aman Gumoh Yang Terjadi Pada Bayi?

Gumoh adalah cairan susu yang tiba-tiba keluar dari mulut bayi.


Ada yang menyebutkan gumoh adalah muntah. Meskipun kejadiannya mirip, tapi sebenarnya berbeda. Muntah terjadi ketika ketika terdapat aliran yang kuat dari dalam perut hingga akhirnya cairan keluar melalui mulut dan terasa sakit. Berbeda halya dengan gumoh. Ketika gumoh, tidak ada tekanan dari perut bayi yang menyebabka cairan keluar. Jadi cairan keluar mengalir sendiri dengan mudahnya, umumya dibarengi dengan sendawa.

Kondisi ini dialami oleh bayi yang sangat sehat dan kebanyakan gumoh tidak membutuhkan obat-obat khusus. Biasanya terjadi ketika bayi berusia beberapa minggu. Usia puncak bayi gumoh atau yang dikenal sebagai siklus refluks adalah 4 bulan.

Gumoh disebabkan karena sistem pencernaan bayi belum matang, sehingga isi perut dengan mudah keluar melalui kerongkongan dan bentuknya seperti cairan putih bercampur air liur. Klep  pentup alambung yang menjadi batas antara lambug dan tenggorokannya serta gerakan peristalatik lambung yang belum dapat bekerja sempurna adalah kondisi yang meyebabkan kenapa bayi sering gumoh ini.

Selain itu, ada beberapa alasan yang dapat menyebabkan bayi gumoh, antara lain :
  1. Posisi Menyusui yang tidak tepat. hindari menyusui dengan posisi tubuh bayi terlantang. Cenderung ketika bayi terlantang akan membuat air susu yang diminum masuk kedalam saluran pernafasan.
  2. Pemberian ASI secara berlebihan. Penyebab bayi sering gumoh yang kedua, yaitu pemberian ASI yang melebihi kapasitas lambung bayi. Ataupun gumoh terjadi pada saat air susu yang diberikan belum mengalir ke usu halus, tapi bayi atau lambung bayi sudah diisi lagi.
  3. Bayi terlalu aktif. Gerakan bayi yang terlalu aktif seperti sering menggeliat atau rewel ters menerus akan membuat perutnya tertekan sehigga ASI kembali keluar.
  4. Kondisi dot. Misalnya lubang dotnya terlalu besar bagi bayi. Lubang dot yang terlalu besar akan membuat aliran air susu menjadi sangat deras bagi bayi dan membuat bayi tersedak.
Pada umumnya gumoh tidaklah berbahaya da mempengaruhi kesehatan bayi. Namun, apabila bayi muntah-mutah. ini bisa menjadi kondisi yang disebt pyloricstenosis, dimana otot-otot  dibagain bawah perut menebal dan mencegah aliran masuk ke usus kecil.

Periksakan bayi kedokter jika jumlah gumohnya lebih dari 2 sendok makan, berat tubuhnya tidak naik, lesu, atau meneluarkan cairan hijau, kuning dan coklat atau bercampur darah, sesak nafas, da kelainan lainnya.

Herbal Tasikmalaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar